Sultan-Fikri-2014

Sultan Fikri

Fikri adalah anak ke-2 dari 6 bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai buruh serabutan yaitu  kuli bangunan dan buruh menjahit. Karena beratnya tanggungan keluarga sebagai buruh yang tidak menentu untuk menghidupi enam orang anak, Fikri  ikut tinggal bersama neneknya. Fikri  dikenal oleh neneknya sebagai anak yang baik dan mudah bergaul dengan teman-temannya. Berangkat ke sekolah dengan jalan kaki, karena memang jaraknya tidak terlalu jauh. Nenek memberi  bekal Rp.1.500,- atau Rp.2.000,-  tetapi itu tidak setiap hari.  Dengan kondisi seperti itu sebelum berangkat Fikri  suka berusaha sarapan makan, agar bisa menghemat uang jajan, yang sering kali tidak didapatnya dari nenek.

Kebutuhan sekolah seperti buku hanya beli sebagian saja, sedangkan kekurangannya berusaha dipinjam dari teman dekat yang mau meminjami.  Pakaian seragam memiliki seperlunya saja untuk memenuhi peraturan berpakaian, begitu juga tas dan sepatunya.

Proses masuk ke PSAA Daarul Hasanah

Informasi tentang PSAA Daarul Hasanah diperoleh dari  saudara sang Nenek di dekat panti. Ayah Fikri menawari Fikri untuk tinggal di panti dengan harapan sekolah Fikri akan lebih terjamin sehingga prestasinya menjadi lebih baik.  Sebagai anak yang memahami tentang kondisi ekonomi keluarga, Fikri tanpa merasa dipaksa bersedia dengan senang hati untuk tinggal di panti. Penawaran itu dianggap sebagai jalan terbaik untuk bisa sekolah dan meringankan beban orang tua dan ingin  membahagiakan orang tua.

Kehidupan setelah tinggal di PSAA Daarul Hasanah

Fikri merasa sangat nyaman tinggal di panti karena bisa saling tolong menolong dengan teman bahkan bisa curhat pada teman tentang kehidupan sebelumnya,  begitu pula  pada pembimbing tentang rasa kangennya pada keluarga. Fasilitas belajar  terpenuhi dengan lengkap sehingga merasa lebih konsentrasi untuk belajar, tanpa harus memikirkan biaya sekolah. Sehari-hari selalu  berusaha memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, terutama belajar dan mengerjakan tugas, karena mimpi besar Fikri nanti ingin menjadi dokter.

Category: .